Monday, December 27, 2010

Tips untuk kawal kemarahan


Tips kawal kemarahan (seperti yang diajarkan oleh nabi SAW) ;
1- Kalau anda sedang berdiri, duduklah.
2- Kalau anda sedang duduk, baringlah.
**Ingat kisah ini sebelum anda marah/memaki hamun orang lain.
Abu hurairah dan Said al Magburi meriwayatkan ; “ Ada seorang lelaki memarahi Sayyidina Abu Bakar. Ketika itu Rasulullah saw duduk di sebelahnya. Nabi diam sahaja, begitu juga Abu Bakar.
Selapas orang itu selesai memaki hamun dengan mengeluarkan kata-kata kesat, Abu Bakar membalas makian itu, tetapi Rasulullah bangun dan beredar dari situ. Abu Bakar hairan dan terus mengekori Nabi Muhammad sambil berkata; “Ya Rasulullah, dia memaki hamun saya dan engkau pula diam. Ketika saya menjawab maki hamun itu, tiba-tiba engkau bangun lalu pergi.”
Rasulullah lantas menjawab ; “Sesungguhnya malaikat mengembalikan semua makian orang itu kepadanya ketika engkau diam, tetapi ketika engkau membalas makian itu, maka malaikat pergi dan syaitan pula masuk dan saya tidak suka duduk bersama syaitan.” Rasulullah kemudian bersabda lagi;“Allah akan memuliakan hamba-Nya ketika sedang dianiaya lalu memberikan kemaafan sambil mengharapkan keredhaan Allah.”
Abu Said al Khurdi pula berkata : Rasulullah ada bersabda : “Awaslah kamu daripada sifat marah kerana marah itu menyalakan api dalam hati anak Adam. Maka sesiapa yang berasakan demikian ketika berdiri, hendaklah dia duduk dan jika dia duduk hendaklah ia berbaring.”
Abu Hurairah al Bahlili berkata bahawa Rasulullah pernah bersabda : “Sesiapa yang pemarah tetapi dapat menahan marahnya dengan sabar, maka Allah akan mengisi hatinya dengan keredhaan pada hari kiamat.”

Monday, December 20, 2010

BeLaLaNg Oh BeLaLaNg

Seekor belalang lama terkurung dalam satu kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Di perjalanan dia bertemu dengan belalang lain, namun dia hairan mengapa belalang itu boleh lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran dia bertanya,
Mengapa kau boleh melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku,padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?” 

Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan,
Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti dapat melakukan seperti yang aku lakukan.”

Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman,tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.

 Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukah? Anda bahwa gajah yang sangat kuat boleh diikat hanya dengan tali yang terikat pada pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak boleh bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kaki nya, padahal “sesuatu” itu boleh jadi hanya seutas tali kecil…

Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin kita capai. Sakit memang, lelah memang,tapi jika kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Pada dasarnya, kehidupan kita akan lebih baik kalau kita hidup dengan cara hidup pilihan kita sendiri, bukan dengan cara yang di pilihkan orang lain untuk kita.

Wednesday, December 08, 2010

Akibat FaceBook??

Kehadiran situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, atau Twitter sedikit banyak telah mengubah perilaku dan gaya hidup sebagian besar masyarakat. 

Pengaruh luar biasa dari jejaring sosial dunia maya ini juga telah merasuk dalam kehidupan peribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain. 

Menurut hasil penelitian terbaru yang digagas majalah Mens Health di 
Amerika Serikat, jejaring Facebook—yang saat ini merupakan situs yang paling banyak diakses—telah mengubah banyak aspek perilaku, khususnya terkait dengan cara menjalin hubungan dengan pasangan. 

Ada banyak temuan menarik dari hasil survei terhadap sekitar 3.000 pengguna ini. Sebanyak 1.377 pria dan 1.540 wanita menjadi target dalam penelitian ini. Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini: 

1. Tak jujur dalam status 
Sebanyak 24 persen facebooker tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai 'opsi terbuka' pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirting dengan orang lain. Tercatat, sebanyak 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih membujang.

2. Sarana "Flirting" 
Sebanyak 70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.

3. Membakar cemburu 
Sebanyak 59 persen pengguna mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise PhD dari University of Guelph mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburu.

4. Bencana "posting wall" 
Sebanyak 29 persen pengguna mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvei menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktiviti yang dia lakukan di Facebook (baik kiriman di wall, komentar, maupun foto).

5. Pilih teman yang menarik 
Sebanyak 55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan berteman pada orang tak dikenal, tetapi berpenampilan menarik.

6. Cari mantan kekasih 
Sebanyak 85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.

7. Mengintai pacar atau mantan pacar 
Sebanyak 59 persen facebooker selalu "mengintai" profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?

8. Cinta lama bersemi kembali 
Sebanyak 32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan lelaki? Sekitar 36 persen lelaki mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 lelaki ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu, sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.

9. Membobol akaun pasangan 
Ada 23 persen responden yang mengaku pernah membobol atau meng-hack akaun pasangannya di Facebook. Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85 persen mengaku diberi tahu password-nya, 16 persen menebak password-nya, dan 9 persen responden sengaja meng-hack akaun Facebook pasangan.

10. Platform selingkuh 
Sebanyak 5 persen responden mengaku berselingkuh dengan orang lain. Bagaimana mereka berselingkuh lewat Facebook? Para responden memberikan sejumlah alasan:

- "Saya bosan dengan hubungan selama ini. Rayuan-rayuan di Facebook memancing saya untuk berselingkuh." 

- "Saya pernah bertemu bahkan tidur dengan dua lelaki yang saya kenal di Facebook." 

- "Ya, saya berselingkuh dengan seseorang yang saya temui di Facebook (teman selingkuh saya adalah mutual friend dan satunya lagi teman dekat)." 

- "Saya membuat rencana-rencana untuk bertemu melalui pesan di Facebook."
 

si DIA poket "KERING"


Setuju atau tidak, perkara paling sensitif dalam hidup
lelaki apabila disentuh soal kewangan. Betul? Jadi, mereka tidak akan sesekali memberitahu kepada anda tentang masalah berkaitan wang ringgit.

Tiada ribut dan angin, sikapnya tiba-tiba menjadi berubah. Daripada seorang periang terus menjadi pendiam. Apa yang cuba dilakukannya hanyalah ingin menemani anda, mengajak menikmati makan malam di gerai murah, lebih gemar mendiamkan diri dan tidak lagi bergayut panjang melalui 
telefon bimbit. Sebagai kekasih, anda seharusnya memahami situasi yang dihadapi dan jangan menambahkan lagi kekusutan difikirannya.

Persoalannya, 
“Adakah si dia sudah poket kering , tetapi malu untuk memberitahu” atau “Apa yang harus aku lakukan sekiranya dia langsung tidak mahu berterus-terang?”

Bagi lelaki, perkara paling sensitif dalam hidup mereka apabila disentuh
 soal kewangan. Jadi, mereka tidak akan sesekali memberitahu kepada anda tentang masalah berkaitan wang ringgit. Tak percaya? Cuba anda tanyakan berapa gaji bulanannya (ini untuk yang sudah serius ke arah perkahwinan). Jika dia seorang yang jujur, tentu dia tidak teragak-agak memberitahu anda, mungkin saja dia akan menunjukkan 'payslip' gajinya sebagai bukti.

Minggu ini berkongsi tip di saat si dia berhadapan dengan masalah melibatkan kewangan. Anda perlu bertindak membantunya dengan tidak merengek-rengekmengada-ngada meminta itu ini yang bukan di dalam lingkungan kemampuannya.

Sila perhatikan sekiranya si dia memperlihatkan tanda-tanda seperti berikut:

Tanda # 1 - Menghabiskan masa di rumah

Setiap kali tibanya hujung minggu, si dia lebih gemar menghabiskan masa bersama ahli keluarganya di rumah daripada keluar bersama anda.

“Daripada keluar tidak berduit, lebih baik aku menghabiskan waktu untuk tidur dan bersantai di rumah.”

Keputusan yang dibuatnya itu atas alasan ingin bebas daripada beban kewangan.

Tanda # 2 - Menonton DVD sebagai hobi

Saat si dia poket kering, menonton DVD di rumah lebih memberi keuntungan daripada keluar bersiar-siar atau menonton wayang. Alasannya: “Hanya perlu menonton beberapa keping DVD sambil menikmati makanan ringan.”

Tanda # 3 - Makan di gerai murah

Sebelum ini, si dia sering mengajak kamu menikmati hidangan di restoran-restoran eksklusif dan mewah. Tetapi kali ini, dia mengambil keputusan membawa anda ke gerai murah.

Tanda # 4 - Pulang awal

Selepas menjemput anda dari pejabat, dia terus membawa anda pulang ke rumah. Padahal, kebiasaannya si dia selalu membawa anda keluar makan bersama.

Alasannya: “Sebenarnya, memang saya berhajat untuk membawa kamu keluar bersama, disebabkan badan terasa lemah, apa kata kita pulang saja.”

Tanda # 5 - Tiada hadiah ulang tahun

Selama ini, si dia tidak pernah ketinggalan memberi hadiah menjelang ulang tahun kamu berdua atau menjelang hari-hari istimewa. Tetapi kali ini, si dia hanya memberikan ucapan tanpa pemberian sebarang hadiah. Alasannya: “Saya belum menemui sebarang hadiah yang sesuai buat kamu, sabar ya...”

Tanda # 6 - Hindari ajakan ke pusat beli-belah

Si dia kelihatan tidak tenang apabila kamu mengajaknya ke pusat beli-belah. Mungkin si dia takut apabila anda menyuruhnya membelikan sesuatu untuk anda. Alasannya: “Lain kali sahajalah kita pergi.”

Tanda # 7 - Destinasi legenda jadi pilihan

Tidak seperti biasa, si dia mengajak kamu mengunjungi ke tempat-tempat peninggalan sejarah lampau seperti muzium mahupun zoo.

Alasannya: “Ia merupakan destinasi yang aman dan tenang untuk kita berdua.”

Maksudnya, dia mengajak anda ke tempat-tempat yang tidak memerlukan modal.

Tanda # 8 - Hanya menemani

“Maaf, saya sudahpun menikmati hidangan di rumah, saya teman kamu saja ya?” Itulah jawapannya ketika anda mengajaknya makan di luar. Dengan kata 'menemani', ia bererti tiada keperluan untuknya membelanja anda. Bila si dia berkata begitu, sudah pastilah tidak mahu makan seorang diri, bukan begitu?

Tanda # 9 - SMS sahaja

Kebiasaannya, setiap saat dan minit si dia rajin menelefon anda, tetapi kali ini dia lebih gemar menghantar mesej menerusi khidmat pesanan ringkas atau SMS. Alasannya: “Apa kata kita SMS sahaja, pasti lebih murah dan berbaloi.”

Tanda # 10 - Kereta rosak

Tanpa kamu bertanya, si dia menceritakan soal berkaitan keretanya yang kian meragam. “Selalunya ok, tetapi hari ini saya terdengar suatu bunyi pada enjin, takutnya... kenapa nih?”

Begitulah alasannya. Si dia mungkin sukar berterus-terang kepada anda tentang masalah kewangannya dan dia mengharapkan anda faham keadaan itu melalui perubahan tingkah lakunya.

Sebenarnya, petanda-petanda begini boleh dijadikan ukuran kestabilan kewangan bakal suami anda. Jika tanda-tanda begini amat kerap ditonjolkannya,anda dinasihatkan supaya lebih berhati-hati. Tanda-tanda ini menunjukkan, sama ada bakal suami anda seorang yang 'kedekut' atau kedudukan kewangannya memang tidak setabil.

Mengahwini seorang yang kedekut, anda berisiko makan hati lembu berulam jantung pisang. Sila rujuk entry Mengungkit tandanya kufur nikmat... untuk kisah Hindun isteri sahabat Nabi yang bernama Abu Sufiyan untuk mengatasi masalah suami kedekut.

Sebaliknya, mengahwini seorang yang tidak stabil dari segi kewangan, anda sebenarnya menempah krisis yang mungkin anda tidak dapat tangani di belakang hari. Bukankah seorang suami bertanggungjawab menyediakan nafkah apabila berkahwin? Jadi, kedudukan kewangan bakal suami mesti mantap tetapi tidak semestinya mewah.

Anda mempunyai dua pilihan :
  1. terus kekal dan 'bimbing' bakal pemimpin anda [Alert!!! : ehem... not recommended at all], atau
  2. tak payah susah-susah.... anda memang patut angkat kaki!
Semoga bermanafaat!

Monday, December 06, 2010

Cara memakai cincin

Sekarang ni ramai yang pakai cincin...tapi ikut suka dia je..
sunnah nabi jarang nak ikut ..

Dikatakan bahawa menyimpan sebatang jari kuku yang panjang, dosanya
 sama seperti memelihara sekandang babi !!!! ..oppss khinzir lembut sikit , jika kesemua jejari kita menyimpan kuku yang panjang.... bayangkanlah dosa yang telah kita tanggung untuk kesemua babi-babi tersebut.... potonglah kuku anda.

The Truth
Jangan ada niat simpan kuku panjang , walaupun hanya 1 mm atau pun hanya jari kelingking. Bagi orang Islam adalah tidak sesuai berkuku panjang atas apa alasan sekalipun kerana ia tidak membayangkan kesucian dan ia juga bukan budaya kita apatah lagi menggunakan tangan untuk beristinjak.

Orang Melayu yang berkuku panjang biasanya mempunyai anak yang bodoh atau pun degil dan suka melepak sebab diberi makan bahan kotor yang berada di kuku jari emaknya semasa menyediakan makanan seperti memerah santan kelapa, buat cokodok pisang, uli tepong, dll. Apa ilmu pun yang di ajar pun tak akan boleh diterima masuk ke dalam kepala.

Percayalah.
Untuk yang bujang beringat lah. Kalau hendak cari pasangan dan mahu anak yang pandai dan mendengar kata pilihlah wanita atau lelaki yang sentiasa berkuku pendek. Insya-Allah.
Additional info
Kuku panjang mempunyai sejenis kuman seperti yang terdapat dalam najis manusia, iaitu E-Coli. Kuman tersebut tidak akan hilang walaupun kita mencuci tangan dengan sabun. Oleh itu, sentiasalah berkuku pendek untuk kesihatan dankebersihan diri sendiri. Ini tak termasuk korek taik hidung, telinga dan sewaktu dengannya..
Nasihat Nabi Muhammad Saw. kepada Saidina Ali rhu. sesudah bernikah dengan Siti Fatimah iaitu anakanda kesayangan , Nabi Muhammad
 Saw. berpesan kepada Saidina Ali iaitu kalau memakai cincin pakailah di jari

1] jari manis
2] jari kelingking (anak jari)

dan jangan memakai pada jari
1] jari tengah
2] jari telunjuk

Nabi Muhammad saw. melarang kerana memakai cincin pada jari telunjuk dan jari tengah adalah meniru cara berhias kaum yang dilaknat oleh Allah iaitu kaum yang derhaka di zaman Nabi Lut a.s.
Perhatian
Cara memakai cincin adalah termasuk lelaki atau pun perempuan.

p/s: saudara dan saudari, sila nasihatkan kawan-kawan dan jugasaudara- mara ataupun anak-anak tentang kaedah yang betul untuk berhias di dalam syariat Islam, kalau tidak sia-sia saja kita mendapat laknat dari 
Allah Swt. Nabi saw. memakai cincin dan kalau kita memakai cincin dengan niat mengikut sunnah Nabi saw. senang je kita dapat pahala.

D

Saturday, December 04, 2010

Muhasabah Cinta


Muhasabah Cinta 
by Edcousti


Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari-Mu
Ku pasrahkan semua pada-Mu
Tuhan baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cinta-Mu
Reff:
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalir berzikir di kidung doaku
Sakit yang ku rasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi muhasabah cintaku
Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan-Mu

* sungguh mendlm maksud dlm lagu ini...
itu sebab ia nye ada di blog ku.. :)
 

Solat Tahajud

TIDAK dapat dinafikan tidur adalah satu amalan yang perlu dan pasti bagi setiap insan yang menghuni alam yang fana ini.

Manusia bukannya enjin.

Ia tidak dapat bekerja tanpa rehat. Enjin boleh digerakkan tanpa rehat selagi perkara yang diperlukan olehnya seperti minyak dan sebagainya dapat kita penuhi.

Manusia walau pun mendapat cukup makan dan minum akan merasa penat sekiranya bekerja terus menerus tanpa rehat. Tanpa rehat, tenaga manusia akan terus berkurangan.


Cara berehat sebaik-baiknya bagi manusia bukanlah dengan berhenti bekerja, tetapi dengan tidur.


Melalui tidur tenaga manusia yang digunakan semasa bekerja dapat dipulihkan kembali kerana pada waktu tidurlah segala anggota yang diguna untuk bekerja berhenti daripada tugasnya.

Pentingnya tidur dan waktu rehat itu diakui Allah dengan firman-Nya yang bermaksud: “Allahlah yang membelah Subuh dan yang menjadikan malam untuk rehat dan menjadikan matahari dan bulan untuk menjadi sumber segala perhitungan. Inilah ketentuan yang Maha Kuasa dan Yang Maha Mengetahui.” (Surah Al- An’am ayat 96) Walaupun dalam ayat di atas Allah menyatakan malam untuk berehat, sebagai hamba Allah tidak seharusnya menggunakan waktu malam itu untuk tidur semata-mata.


Kita seharusnya ingat dan sedar kepada motif dan tujuan Allah menjadikan manusia.

Motif Allah menjadikan manusia jelas dinyatakan dengan firman-Nya yang bermaksud: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadat menyembah-Ku.” (Surah Az-Dzaariyaat ayat 56) Daripada ayat di atas dapatlah kita mengambil pengajaran bagaimana kita harus menggunakan waktu malam. Jika pada siang kita menggunakan kira-kira 100 peratus masa untuk kerja dunia, pada waktu malam biarlah kita peruntukkan sebahagiannya untuk berhubung dengan Allah.


Dan cara yang sebaik-baiknya untuk berhubungan dengan Allah ialah bangun mengerjakan solat Tahajud atau sembahyang tengah malam.


Sesungguhnya, bangun di tengah malam untuk bertahajud banyak kelebihan dan besar pahalanya. Ini jelas dari Firman Allah yang bermaksud: “Dan dari malam itu hendaklah engkau bangun Tahajud sebagai nafilah (ibadat tambahan) bagimu. Moga- moga Allah akan mengang kat mu ke tingkat yang terpuji.” (Surah Al-Israk ayat 79) Amalan untuk bangun bertahajud adalah satu perbuatan yang amat berat untuk mengerjakannya.


Keadaan tubuh yang letih dan lesu menyebabkan sesetengah orang itu tidur seperti mati tidak sedarkan diri lagi walau pun puas dikejutkan.


Matanya akan bertambah mengantuk dan tubuhnya bertambah penat apabila mereka tidur lewat kerana asyik menonton televisyen.


Keadaan sejuk dan suasana sepi di tengah malam juga menjadi faktor seseorang nyenyak tidur dan merasa keberatan untuk berhubungan dengan Allah.


Satu persoalan yang boleh diketengahkan di sini ialah mengapakah Allah meletakkan waktu sembahyang Tahajud itu di tengah malam ketika suasana sunyi sepi dan penuh kesejukan? Jawapannya ialah untuk menguji sejauh manakah taatnya seseorang makhluk yang mengaku dirinya bertuhankan Allah.


Manusia yang betul-betul yakin dan patuh kepada Allah tidak akan keberatan bangun di tengah malam untuk bertahajud.


Sesungguhnya sembahyang Tahajud satu daripada sembahyang sunat saja. Tetapi sembahyang ini mempunyai nilai dan kedudukan yang tinggi sekali berbanding dengan sembahyang sunat lain.


Rasulullah bersabda: “Hendaklah kamu Qiamullail (solat malam) kerana sesungguhnya solat malam itu adalah kebiasaan orang soleh sebelum kamu, dan mendekatkan diri kepada Allah, mencegah dari perbuatan dosa, dan menutupi dosa atau kejahatan dan mengusir penyakit dari badan.” (Hadis Riwayat Ahmad, Tirmizi, Hakim dan Baihaqi) Tetapi sedikit sekali umat manusia yang mengaku dirinya ber agama Islam ini sanggup dan bersedia melakukan sembahyang Tahajud walaupun mereka sedar tingginya kedudukan dan nilai solat berkenaan.


Sesungguhnya manusia akan berlumba-lumba melakukan Tahajud jika dapat merasa betapa sedap dan nikmatnya melakukan amalan itu.


Kenyataan itu membuktikan bahawa peminat bola sepak akan bangun jam 2 pagi untuk menonton tayangan siaran secara langsung walau pun hanya keseorangan.


Ini adalah lantaran perasaan dan dorongan minatnya yang berkobar-kobar. Pada hal ula ngan tayangan kepada perlawanan itu biasanya akan dibuat pada waktu siang beberapa hari kemudiannya.


Tidak bolehkah perbuatan yang sama kita lakukan untuk bersembahyang Tahajud? Kita merasa keberatan untuk bangun melakukan sembahyang tersebut kerana kita tidak dapat merasai betapa lazat dan nikmatnya sembahyang Tahajud.


Keheningan malam seolaholah akan memberi kesempatan untuk merapatkan jurang perhubungan antara makhluk dengan khaliq.


Apa yang dibaca oleh seseorang ketika bersembahyang itu seolah-olah didengar dan mendapat layanan daripada Allah Yang Maha Kuasa.


Biasanya permohonan seseorang untuk mendapat sesuatu itu cepat diterima dan dilayan apabila tidak ramai yang memohonnya.


Oleh itu mohonlah keampunan dan limpahan dari Allah ketika orang lain sedang nye nyak tidur. Berhubunglah dengan Allah ketika peluang masih ada, umur masih muda dan pintu taubat masih terbuka. Insya-Allah kita akan mendapat limpahan rahmat daripada Allah.